Desember 14, 2008...12:36 pm

MISI ENDEVOUR DAN KAHASIAT AIR SENI

Lompat ke Komentar


Tadi pagi saya terperanjat ketika saya membaca halaman depan koran Jawa Pos yang memberitakan tentang pendaratan pesawat Boeing 747 yang menggendong pesawat ulang alik Endevour. Sungguh kehebatan teknologi masa kini, bagaimana bisa sebuah pesawat menaiki pesawat yang lain dan mendarat dengan mulus lagi. Yang patut saya heran adalah misi Endevour ternyata menurut berita dari Jawa Pos menyebutkan bahwa, ketika berada di Stasiun Ruang Angkasa Internasional ( ISS ), para awak ISS melakukan percobaan mengubah air seni manusia menjadi air yang siap di minum agar kebutuhan akan air di ISS dapat di hemat. Sungguh riset yang luar biasa dengan mengadakan percobaan yang di luar imajinasi manusia, karena di lakukan di tempat yang tinggi pula, yaitu ISS. Tapi bagi penduduk Indonesia, khususnya Jawa mungkin tidak menghiraukan hasil riset tersebut. Mengapa ? Karena dengan tidak melakukan riset yang aneh pun orang Jawa biasanya langsung minum air seninya sendiri sebagai Obat Alternatif. Tidak percaya. Silakan buktikan sendiri deh. Saya sebagai pasien pun pernah sekali meminum air seni saya sendiri itu atas anjuran dari Ibu saya atau saat saya sedang sakit mata. Ketika sakit mata, saya di sarankan oleh Ibu suntuk membasuh kedua mata dengan air seni saya sendiri, tapi harus seketika itu juga dan di lakukan saat saya buang air kecil waktu bangun tidur. Saya juga heran kenapa hasilnya begitu luar biasa padahal, saya masih ragu waktu itu. Karena menurut saya itu tidak Ilmiah, tapi kata Ibu lakukan saja daripada minum obat dari bahan kimia sangat berbaya bagi tubuh, sebaiknya yang Alami saja. Saya pun menurut saja dan hasilnya juga saya bisa sembuh total. Bagaimana masih belum percaya dengan pengobatan Alternatif

1 Komentar

  • Huehehehe….. memang saya juga sudah sering dengar manfaat dari air seni sendiri sebagai alternatif pengobatan. Tetapi sudah ada penelitian ilmiahnya belum ya??

    Yang berat itu adalah memulai mencobanya. Kita masalahnya sering berasosiasi jikalau air seni (bahkan air seni sendiri) itu adalah air buangan… Tapi mungkin kalau sudah biasa sih nggak ada masalah lagi ya??


Tinggalkan Balasan